Tanaman di Tanah Pemakaman


Adalah kebiasaan menanam pohon sipres di tanah pemakaman. Ini dilakukan untuk mencegah mayat yang meninggal dimakan makhluk jahat. Juga, orang China kuno memperlakukan orang meninggal seolah-olah mereka masih hidup. Pohon pinus dan sipres adalah pohon yang selalu hijau yang melambangkan roh abadi dan keberlangsungan dalam garis keluarga.

Orang juga menanam pohon dedalu dekat gundukan makam. Konon ini menyiratkan memiliki kehidupan yang mudah. Namun, di utara provinsi Yu, adalah tabu untuk membuat pohon dedalu tumbuh subur. Ketika pohon ini ditanam, orang akan menggoyangkan pohon itu sehingga ia tidak berakar. Bila pohon dedalu tumbuh, orang akan mengira bahwa tidak ada keturunan berbakti yang memuja orang yang meninggal tersebut. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

 

Tentang Penulis

Tentang Penulis
Mengky Mangarek, salah satu IT preneur, penggemar kisah para Buddha, Bodhisattva serta penulis buku dan komik Zen, juga pernah mengisi di beberapa radio talk, seminar dan penulis / admin dibeberapa blog seperti Kisah Para Dewa dan Cetya Tathagata yang telah memiliki lebih dari 20,000 pembaca setia.

tentang penulis

tentang penulis
Jacky Raharja adalah seorang entrepreneur kelahiran 10 February 1982 dan berdomisili di Jakarta. Mengawali karier profesional sebagai seorang Marketer pada sebuah Top Multinational Company yang bergerak di bidang FMCG pada tahun 2007. Mempunyai passion yang sangat tinggi dalam hal brand management & strategic dan meninggalkan dunia profesional pada tahun 2013 sebagai Brand Manager demi mengejar passion lainnya yaitu menjadi seorang Entrepreneur yang mempunyai jaringan bisnis sendiri. Bergabung dengan Cetya Tathagata Jakarta sebagai bagian dari committee sejak tahun 2005 dan sebagai salah satu kontributor atas artikel-artikel pada social media Cetya Tathagata Jakarta.

Most Reading

Diberdayakan oleh Blogger.