Tabu terhadap Memperlihatkan Tubuh

Bangsa China sangat teliti mengenai hal tak boleh memperlihatkan tubuh. Dengan pengecualian anak-anak yangt boleh berlari telanjang keluar, orang dewasa tidak boleh memperlihatkan tubuh mereka pada orang lain. Hal ini khususnya untuk wanita, terlebih untuk keluarga kaya. Sejak muda, mereka dipaksa tetap di rumah. Tabu memperlihatkan tubuh timbul karena cerita rakyat percaya bahwa bila seseorang melihat tubuh terbuka orang lain, roh orang itu akan diambil, dikuasai, atau dikendalikan oleh pihak lainnya. Misalnya dalam  cerita Meng Jiangnu, yang menjadi istri Wan Xiliang ketika Wan tidak sengaja melihat lengannya Meng sedang main di air.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

 

Tentang Penulis

Tentang Penulis
Mengky Mangarek, salah satu IT preneur, penggemar kisah para Buddha, Bodhisattva serta penulis buku dan komik Zen, juga pernah mengisi di beberapa radio talk, seminar dan penulis / admin dibeberapa blog seperti Kisah Para Dewa dan Cetya Tathagata yang telah memiliki lebih dari 20,000 pembaca setia.

tentang penulis

tentang penulis
Jacky Raharja adalah seorang entrepreneur kelahiran 10 February 1982 dan berdomisili di Jakarta. Mengawali karier profesional sebagai seorang Marketer pada sebuah Top Multinational Company yang bergerak di bidang FMCG pada tahun 2007. Mempunyai passion yang sangat tinggi dalam hal brand management & strategic dan meninggalkan dunia profesional pada tahun 2013 sebagai Brand Manager demi mengejar passion lainnya yaitu menjadi seorang Entrepreneur yang mempunyai jaringan bisnis sendiri. Bergabung dengan Cetya Tathagata Jakarta sebagai bagian dari committee sejak tahun 2005 dan sebagai salah satu kontributor atas artikel-artikel pada social media Cetya Tathagata Jakarta.

Most Reading

Diberdayakan oleh Blogger.