Menabur Pada Musim Semi

"Pekerjaan setahunbergantung pada awal yang bagus di musim semi." Musim semi adalah waktu yang penting untuk petani. Maka, desa-desa di banyak daerah mempraktikkan berbagai adat yang dipercaya dapat membawa keberuntungan.

Kegiatan untuk menyambut musim semi diselenggarakan sehari sebelum awal musim semi, di mana petani akan menggiring atau mengejar sapinya untuk melambangkan panen melimpah. 'Benih ditabur dalam kecemerlangan murni' dan 'pemindahan semaian dalam Hujan Benih' merujuk pada penaburan benih. Ada banyak kebiasaan bagus terkait dengan penyebaran benih. Misalnya, benih beras ditabur pada hari yang terang. Konon benih yang ditabur selama waktu itu lebih kokoh dengan tunas yang merata. Pada hari penanaman, petani akan makan tauge, bihun, kue kukus, telur, dan lain-lain. Adat ini membawa harapan petani agar benih tumbuh sehat dengan akar dan tunas yang kuat. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

 

Tentang Penulis

Tentang Penulis
Mengky Mangarek, salah satu IT preneur, penggemar kisah para Buddha, Bodhisattva serta penulis buku dan komik Zen, juga pernah mengisi di beberapa radio talk, seminar dan penulis / admin dibeberapa blog seperti Kisah Para Dewa dan Cetya Tathagata yang telah memiliki lebih dari 20,000 pembaca setia.

tentang penulis

tentang penulis
Jacky Raharja adalah seorang entrepreneur kelahiran 10 February 1982 dan berdomisili di Jakarta. Mengawali karier profesional sebagai seorang Marketer pada sebuah Top Multinational Company yang bergerak di bidang FMCG pada tahun 2007. Mempunyai passion yang sangat tinggi dalam hal brand management & strategic dan meninggalkan dunia profesional pada tahun 2013 sebagai Brand Manager demi mengejar passion lainnya yaitu menjadi seorang Entrepreneur yang mempunyai jaringan bisnis sendiri. Bergabung dengan Cetya Tathagata Jakarta sebagai bagian dari committee sejak tahun 2005 dan sebagai salah satu kontributor atas artikel-artikel pada social media Cetya Tathagata Jakarta.

Most Reading

Diberdayakan oleh Blogger.