Adat Istiadat mengenai Pindah ke Rumah Baru



Orang China tradisional mengerti bahwa rumah mereka diwarnai oleh sedikit bumbu religius. Maka, banyak kebiasaan dan tabu dipatuhi saat orang pindah ke rumah baru.

Ada pepeatah: "Seseorang menjadi miskin bila ia terlalu sering pindah, api akan padam bila orang membawanya keliling." Karena ini, orang China tidak suka pindah ke rumah baru. Tetapi, sewaktu-waktu mereka harus melakukannya dalam keadaan tertentu, misalnya bila banjir, ada penyakit menular, atau kematian. Mereka akan melihat semua detail ketika pindah ke rumah baru.

Adat mengenai Pindah ke Rumah Baru
Biasanya, bulan kedelapan adalah bulan terbaik untuk pindah, dan orang biasanya melakukannya pada jam sebelum fajar menandakan rumah yang terang. Mereka akan menbakar dupa di empat sudut rumah segi empat, ini disebut memuja dewa empat arah. Kebanyakan benda besar sudah ditempatkan sebelumnya, jadi yang tersisa hanya benda pribadi yang kecil dan ringan.

    Orang Han China biasanya percaya bahwa kompor adalah benda pertama yang harus dipindahkan ke rumah baru. Benda berikutnya yang dipindahkan adalah tangga dan tiang untuk menggantungkan pakaian anak, untuk dua pot tanaman hijau, dua pot lilac, setumpuk kayu, dan sebaskom beras untuk menyatakan keluarga akan memiliki rezeki abadi dan kebutuhan harian yang melimpah.

Tabu tentang Pindah ke Rumah Baru
Ketika orang pindah ke rumah baru, tabu umum adalah menyinggung bintang Jupiter. Menurut Lunheng dalam bab berjudul "Hukum Perpindahan", dinyatakan "Tidak baik pindah ke tempat menghadap dan memunggungi Jupiter", bila Jupiter berada di arah 'zi' setiap orang di negara itu tidak boleh pindah dengan arah utara-selatan.

  Semua kebiasaan dan tabu ini adalah reaksi psikologis rakyat terhadap ketakutan mereka. Ketaatan terhadap terhadap kebiasaan ini menunjukan keinginan rakyat untuk mencari keberuntungan dan menghindari bencana.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

 

Tentang Penulis

Tentang Penulis
Mengky Mangarek, salah satu IT preneur, penggemar kisah para Buddha, Bodhisattva serta penulis buku dan komik Zen, juga pernah mengisi di beberapa radio talk, seminar dan penulis / admin dibeberapa blog seperti Kisah Para Dewa dan Cetya Tathagata yang telah memiliki lebih dari 20,000 pembaca setia.

tentang penulis

tentang penulis
Jacky Raharja adalah seorang entrepreneur kelahiran 10 February 1982 dan berdomisili di Jakarta. Mengawali karier profesional sebagai seorang Marketer pada sebuah Top Multinational Company yang bergerak di bidang FMCG pada tahun 2007. Mempunyai passion yang sangat tinggi dalam hal brand management & strategic dan meninggalkan dunia profesional pada tahun 2013 sebagai Brand Manager demi mengejar passion lainnya yaitu menjadi seorang Entrepreneur yang mempunyai jaringan bisnis sendiri. Bergabung dengan Cetya Tathagata Jakarta sebagai bagian dari committee sejak tahun 2005 dan sebagai salah satu kontributor atas artikel-artikel pada social media Cetya Tathagata Jakarta.

Most Reading

Diberdayakan oleh Blogger.