Memuja Dewa Kekayaan

Di China kuno, pedagang percaya bahwa Dewa kekayaan adalah dewa yang bisa memberikan mereka keuntung ribuan kalit lipat, membuat orang sangat kaya, atau membuat usaha mereka tidak untung dan membuat mereka miskin. Akibatnya, mereka akan menempel gambar dewa di toko mereka, memujanya, dan menaruh meja hio selama perayaan musim semi dan memberikan persembahan. 

Ada banyak pendapat tentang gambarDewa kekayaan. Di awal Dinasti Ming, berbagai Dewa kekayaak dipuja di antara rakyat jelata. Dewa-dewa ini dipuja selama periodewaktu berbeda di daerah berbeda. Namun, ada satu ciri umum Dewa Kekayaan, yaitu sebelum menjadi dewa, mereka adalah siluman ganas. Dari waktu ke waktu, orang mulai menerima konsep dewa kekayaan, dan status sosial pedagang juga mulai naik. Hal ini memunculkan Dewa Kekayaan yang berbakat sastra dengan pembawaan halus. Sampai sekarang, bangsa China masih memercatai dan memuja dewa kekayaan. 



Tidak ada komentar:

Posting Komentar

 

Tentang Penulis

Tentang Penulis
Mengky Mangarek, salah satu IT preneur, penggemar kisah para Buddha, Bodhisattva serta penulis buku dan komik Zen, juga pernah mengisi di beberapa radio talk, seminar dan penulis / admin dibeberapa blog seperti Kisah Para Dewa dan Cetya Tathagata yang telah memiliki lebih dari 20,000 pembaca setia.

tentang penulis

tentang penulis
Jacky Raharja adalah seorang entrepreneur kelahiran 10 February 1982 dan berdomisili di Jakarta. Mengawali karier profesional sebagai seorang Marketer pada sebuah Top Multinational Company yang bergerak di bidang FMCG pada tahun 2007. Mempunyai passion yang sangat tinggi dalam hal brand management & strategic dan meninggalkan dunia profesional pada tahun 2013 sebagai Brand Manager demi mengejar passion lainnya yaitu menjadi seorang Entrepreneur yang mempunyai jaringan bisnis sendiri. Bergabung dengan Cetya Tathagata Jakarta sebagai bagian dari committee sejak tahun 2005 dan sebagai salah satu kontributor atas artikel-artikel pada social media Cetya Tathagata Jakarta.

Most Reading

Diberdayakan oleh Blogger.