閻羅王 (RAJA YAMA) bagian 8

KISAH DAN ASAL USUL 10 YAN LUO WANG 十殿閻羅王

8.Pengadilan Kedelapan -Raja Du Shi

Raja Du Shi berkuasa atas Neraka Utama Siksaan Panas yang terletak di sebelah Barat dari Karang Subur di bawah lautan. Neraka ini luasnya 8000li x 8000 li. Terdapat 16 neraka kecil di dalamnya yang melakukan penghukuman sebagai berikut :
1. Menginjak/menindas seseorang dengan kendaraan
2. Merebus seseorang di pot tertutup
3. Mengeluarkan tulang-tulang dari tubuh manusia
4. Menahan seseorang bernafas hingga mati lemas
5. Menjepit lidah seseorang
6. Memaksa seseorang terus bergerak tanpa boleh berhenti
7. Memotong anggota badan seseorang
8. Menggoreng organ dalam manusia
9. Membakar tulang manusia
10. Membiarkan banyak serangga merayapi usus seseorang
11. Membakar 3 bagian vital seseorang
12. Membelah tenggorokan seseorang dan mengoyak dada seseorang
13. Membuka thorax dari seseorang
14. Menghantam kepala seseorang dan mengeluarkan giginya
15. Memotong-motong seseorang
16. Menusuk seseorang dengan garpu besi.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

 

Tentang Penulis

Tentang Penulis
Mengky Mangarek, salah satu IT preneur, penggemar kisah para Buddha, Bodhisattva serta penulis buku dan komik Zen, juga pernah mengisi di beberapa radio talk, seminar dan penulis / admin dibeberapa blog seperti Kisah Para Dewa dan Cetya Tathagata yang telah memiliki lebih dari 20,000 pembaca setia.

tentang penulis

tentang penulis
Jacky Raharja adalah seorang entrepreneur kelahiran 10 February 1982 dan berdomisili di Jakarta. Mengawali karier profesional sebagai seorang Marketer pada sebuah Top Multinational Company yang bergerak di bidang FMCG pada tahun 2007. Mempunyai passion yang sangat tinggi dalam hal brand management & strategic dan meninggalkan dunia profesional pada tahun 2013 sebagai Brand Manager demi mengejar passion lainnya yaitu menjadi seorang Entrepreneur yang mempunyai jaringan bisnis sendiri. Bergabung dengan Cetya Tathagata Jakarta sebagai bagian dari committee sejak tahun 2005 dan sebagai salah satu kontributor atas artikel-artikel pada social media Cetya Tathagata Jakarta.

Most Reading

Diberdayakan oleh Blogger.