KISAH DAN ASAL USUL IBUNDA DEWI WU SHENG LAO MU (Tionghoa: 無生老母; Pinyin: Wúshēng Lǎomǔ; arti harafiah ""Ibu Terhormat yang tidak dilahirkan""), SHEJIT BLN 6 TGL 15 bagian 1 dari 2 Tulisan



WU SHENG LAO MU juga secara sederhana dikenal dengan nama Wujimu (无极母 "Ibu Abadi"), adalah sesosok Dewi dalam kepercayaan tradisional Tiongkok dan menjadi figur utama yang dipuja oleh beberapa sekte agama keselamatan Tiongkok.[1] Gelarnya yang lain adalah Yaochi Jinmu (Tionghoa: 瑶池金母; Pinyin: Yáochí Jīnmǔ; arti harafiah ""Ibu Emas dari Danau Giok""),[2] gelar yang juga diberikan kepada Xiwangmu.


Pada tradisi sekte-sekte rakyat, Wusheng Laomu merupakan personifikasi simbol dari prinsip absolut realitas, dikenal melalui simbol-simbol yang lebih abstrak yaitu Zhenkong ("Kekosongan yang sebenarnya" atau "Void"), Wuji ("Abadi"), Zhen ("Kebenaran"), Gufo ("Pencapaian Kebuddhaan Purba"), atau Zu ("Patriarki"). Simbol-simbol yang abstrak disenangi oleh sekte awal seperti Luoisme, sementara personifikasi dalam wujud wanita lebih dipilih oleh tradisi-tradisi sekte yang selanjutnya, misalnya seperti pada Xiantiandao.

Simbol-simbol ini umumnya dikombinasikan dalam buku-buku tradisi sekte untuk mengekspresikan prinsip absolut impersonal (misalnya sebagai Wuji Zhenkong, "Kekosongan sebenarnya yang tanpa batas") atau representasi personal (misalnya Wusheng Laomu, Wuji Shengzu ["Patriarki Suci Tanpa Batas"], atau Wuji Gufo ["Pencapaian Kebudhaan Purba yang Tanpa Batas"]). Asal mula semua makluk juga secara tradisional direpresentasikan sebagai asterisma bintang biduk.[3]

Simbol-simbol lain

Simbol-simbol atau nama-nama lain dari matriks ini adalah Hunyuan Laozu, Wuji Laozu, atau Buddha Purba Tinzhen Gufo. Pada tradisi sekte-sekte yang paling awal, perwujudan wanita dianggap sebagai pasangan dari perwujudan pria, sebagaimana yin dan yang.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

 

Tentang Penulis

Tentang Penulis
Mengky Mangarek, salah satu IT preneur, penggemar kisah para Buddha, Bodhisattva serta penulis buku dan komik Zen, juga pernah mengisi di beberapa radio talk, seminar dan penulis / admin dibeberapa blog seperti Kisah Para Dewa dan Cetya Tathagata yang telah memiliki lebih dari 20,000 pembaca setia.

tentang penulis

tentang penulis
Jacky Raharja adalah seorang entrepreneur kelahiran 10 February 1982 dan berdomisili di Jakarta. Mengawali karier profesional sebagai seorang Marketer pada sebuah Top Multinational Company yang bergerak di bidang FMCG pada tahun 2007. Mempunyai passion yang sangat tinggi dalam hal brand management & strategic dan meninggalkan dunia profesional pada tahun 2013 sebagai Brand Manager demi mengejar passion lainnya yaitu menjadi seorang Entrepreneur yang mempunyai jaringan bisnis sendiri. Bergabung dengan Cetya Tathagata Jakarta sebagai bagian dari committee sejak tahun 2005 dan sebagai salah satu kontributor atas artikel-artikel pada social media Cetya Tathagata Jakarta.

Most Reading

Diberdayakan oleh Blogger.