Aktivitas yang Dilakukan Selama Duan Wu

Aktivitas utama yang dilakukan selama Duan Wu (aksara Cina) adalah perlombaan kapal naga. Alkisah bahwa orang orang sangat terkejut dan hancur hatinya saat Qu Yuan melompat ke sungai sehingga banyak dari mereka meluncurkan kapal untuk menemukan Qu Yuan. Namun, mereka tidak didapat menemukannya. Sejak saat itu, orang akan mendayung kapal mereka dalam upaya menakut-nakuti iklan agar tidak memakan tubuh Qu Yuan. Demikian pula, dumpling dari beras dilemparkan ke sungai agar dimakan ikan dan mengalihkan perhatian mereka dari tubuh Qu Yuan. 

Bangsa Cina kuno percaya bahwa bulan kelima dalam satu tahun adalah bylan yang buruk, ketika Yin dan Yang sedang berbenturan serta energi dan darah berserakan, bergerak tak menentu ke segala arah. Akibatnya, muncul kebiasaan untuk melindungi diri dari kejahatan. Poster Zhong Kui, penangkap hantu digantung di rumah-rumah, berbagai jimat dipajang, dan orang mengumpulkan bisa kaak kering dan berbagai herbal. Selain itu, mereka menyantap anggur realgar, dan melambaikan daun anggur. Mereka melukis kening anak kecil dengan bahan anggur realgar, dan membawa parfum dalam kantung kecil (sachet), memakai8 pita lima warna dan melakukan mandi pengobatan. Semua tindakan ini dianggap untuk membantu melindungi diri dari kejahatan dan memperkuat tubuh. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

 

Tentang Penulis

Tentang Penulis
Mengky Mangarek, salah satu IT preneur, penggemar kisah para Buddha, Bodhisattva serta penulis buku dan komik Zen, juga pernah mengisi di beberapa radio talk, seminar dan penulis / admin dibeberapa blog seperti Kisah Para Dewa dan Cetya Tathagata yang telah memiliki lebih dari 20,000 pembaca setia.

tentang penulis

tentang penulis
Jacky Raharja adalah seorang entrepreneur kelahiran 10 February 1982 dan berdomisili di Jakarta. Mengawali karier profesional sebagai seorang Marketer pada sebuah Top Multinational Company yang bergerak di bidang FMCG pada tahun 2007. Mempunyai passion yang sangat tinggi dalam hal brand management & strategic dan meninggalkan dunia profesional pada tahun 2013 sebagai Brand Manager demi mengejar passion lainnya yaitu menjadi seorang Entrepreneur yang mempunyai jaringan bisnis sendiri. Bergabung dengan Cetya Tathagata Jakarta sebagai bagian dari committee sejak tahun 2005 dan sebagai salah satu kontributor atas artikel-artikel pada social media Cetya Tathagata Jakarta.

Most Reading

Diberdayakan oleh Blogger.