SEJARAH SANGHARAMA BODHISATTVA / GUAN GONG - PENGENALAN (BAGIAN 1)



Sangharama Bodhisattva / Guang Gong / 關公 atau sering disebut Guan Di, yang berarti paduka Guan, adalah seorang panglima perang kenamaan yang hidup pada zaman San Guo / Sam Kok (221 – 269 Masehi).


Oleh kaisar Han, Guan Gong diberi gelar Han Shou Ting Hou. Guan Gong dipuja karena kejujuran dan kesetiaan. Dia adalah lambang atau teladan ksatria sejati yang selalu menepati janji dan setia pada sumpah-Nya. Sebab itu Guan Gong banyak dipuja dikalangan masyarakat, disamping kelenteng / vihara khusus. Disamping dipuja sebagai lambang kesetiaan dan kejujuran, Guan Gong juga dipuja sebagai Dewa Pelindung Perdagangan, Dewa Pelindung Kesusastraan dan Dewa Pelindung Rakyat dari malapetaka peperangan yang mengerikan.

Julukan Dewa Perang sebagai umumnya dikenal dan dialamatkan kepada Guan Gong, harus diartikan sebagai Dewa untuk menghindarkan peperangan dan segala akibatnya yang menyengsarakan rakyat, sesuai dengan watak Guan Gong yang budiman.

Bentuk tubuhnya tinggi besar, berjenggot panjang dan berwajah merah. Tentang wajah-Nya yang berwarna merah ini adalah sebuah cerita tersendiri yang tidak terdapat dalam novel San Guo / Sam Kok / Kisah Tiga Negara.

      

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

 

Tentang Penulis

Tentang Penulis
Mengky Mangarek, salah satu IT preneur, penggemar kisah para Buddha, Bodhisattva serta penulis buku dan komik Zen, juga pernah mengisi di beberapa radio talk, seminar dan penulis / admin dibeberapa blog seperti Kisah Para Dewa dan Cetya Tathagata yang telah memiliki lebih dari 20,000 pembaca setia.

tentang penulis

tentang penulis
Jacky Raharja adalah seorang entrepreneur kelahiran 10 February 1982 dan berdomisili di Jakarta. Mengawali karier profesional sebagai seorang Marketer pada sebuah Top Multinational Company yang bergerak di bidang FMCG pada tahun 2007. Mempunyai passion yang sangat tinggi dalam hal brand management & strategic dan meninggalkan dunia profesional pada tahun 2013 sebagai Brand Manager demi mengejar passion lainnya yaitu menjadi seorang Entrepreneur yang mempunyai jaringan bisnis sendiri. Bergabung dengan Cetya Tathagata Jakarta sebagai bagian dari committee sejak tahun 2005 dan sebagai salah satu kontributor atas artikel-artikel pada social media Cetya Tathagata Jakarta.

Most Reading

Diberdayakan oleh Blogger.