Cara mengundang Dewa Rejeki ke dalam tempat tinggal, toko, kantor, pabrik, tempat usaha

Foto Kisah Para Dewa dan Ajaran Tao.
Cara mengundang Dewa Rejeki ke dalam tempat tinggal, toko, kantor, pabrik, tempat usaha:

Pasang Altar menghadap pintu utama, siapkan persembahan:
1. HIOLO / Kaleng yang diisi BERAS Bersih dan Dilapis Kertas Merah
2. TEH - 3/5 CANGKIR
3. ARAK MERAH - 3/5 CANGKIR
4. KUE - 3/5 MACAM (jenis: mangkok/ huat kue, kue lapis (sepanjang tahun
5. BUAH - 3/5 MACAM (mengenai jumlah dan macam kembali menurut kesanggupan). Jenis disarankan: jeruk, apel, cempedak, pisang, nanas. Kalau tidak ada bisa anggur, lengkeng, buah naga, dll). Ada bbrp versi buah pear (xiang li), di tiongkok buah pear sdh tidak digunakan.
6. SAM SENG (jika memang memiliki kesanggupan
7. LILIN - 1 pasang
8. DUPA - hio 5 batang atau Hio Wu Lu Cay Sen
9. KERTAS MAS - terdiri dari minimal 1 Kancing Kertas Mas Besar, dan 3 Kancing Kertas Mas Kecil, diikuti kertas mas Gui Ren (8 Penjuru Gui Ren) dan Kertas Mas Permohonan, dan Baju Naga / Baju Chay Sen / Baju Dewa 5 Warna
10. BUNGA (jenisnya tidak boleh yang berduri, jumlah dan macamnya bebas/sukarela)

Cara sembahyang terbaik jam Kelinci, Naga (5-9 pagi). Minimal tunggu 1 Shi (minimal 2 jam) sebelum membakar kertas. Atau kira2 dupa/ hio sudah mau habis (hio 2 jam). Ada waktu terbaik adalah antara jam 2-6 sore.

Baca Doa. Lihat 8 Mantra Taoisme (Ba Da Shen Cou), dimulai dari Mantra Membuka Upacara yakni: mantra membersihkan mulut, hati, altar, mengundang dewa bumi, mantra memasang dupa, dan mantra sinar emas (Jin Guang Jin) lalu diikuti membaca mantra dewa bumi:
Na Mo Sam Man Tuo, Mu To Nam, Om Tu Lu Tu Lu Di Wie So Ha (108 x)
Jikalau tidak mengerti mantra Taoisme, bisa menggunakan mantra Budhisme yakni:
Mantra Membersihkan Ucapan, Badan (Tubuh), Pikiran dan Mengundang Dewa Bumi, diikuti Mantra Maha Karuna Dharani (Wu Ai Da Bei Xin Do Lo Ni, atau disingkat Ta Pei Cou - 3 atau 7x), lalu diikuti membaca Sutra Hati (Prajna Paramitha Sutra / Po Je Po Lo Mi To Xin Jing - 3x), dan ditutup dengan membaca Mantra Dewa Bumi

Na Mo Sam Man Tuo, Mu To Nam, Om Tu Lu Tu Lu Di Wie So Ha (108 x)
Dalam Upacara setelah Membaca Mantra Taoisme / Budhisme, sebelum menutup upacara, membaca Mantra / Doa Pelimpahan Jasa:
SAYA / TECU (sebutkan nama) mengucapkan puji dan syukur kepada Tuhan Giok Hong Siang Tee (Giok Tee) dan Sam Kwan Tay Tee dan 3 Nabi / Sam Ceng (Buddha, Thay Sang Lo Kun dan Konghucu) memberikan persembahan secara tulus dan ikhlas kepada Giok Hong Siang Tee, Sam Kwan Thay Tee dan Sam Ceng persembahan berupa: baju kebesaran/dewa, makanan, teh / arak, pelita, hio, bunga dan lain-lain, khususnya persembahan kepada Dewa-Dewa Rejeki baik dari 5 Penjuru (Timur, Selatan, Barat, Utara dan Tengah, Dewa Bumi dari 5 Penjuru (Timur, Selatan, Barat, Utara dan Tengah), Dewa Kota (Cen Huang Ye), Dewa Pertiwi (Cien Lau Di Shen), Ibunda Pertiwi (Hou Tu), Pak Kung Pak Pho 5 Penjuru Yang Memberi Rejeki yang ada disekitar toko/pabrik/tempat usaha terimalah dengan baik.
Disini jika Anda ingin menambah bisa Dewa Rejeki dari Langit (Se Ta Thien Wang), Dewa Rejeki dari Laut (4 Raja Naga), jika Anda memeluk Tantra bisa menambahkan 5 Penjuru Jambhala / 5 Jambhala (Kuning, Merah, Putih, Hijau dan Hitam).
Mohon lepaskan kebutuhan SAYA/TECU yang tinggal didunia ini yakni, kesehatan, keselamatan, kerukunan rumah tangga, khususnya aura dagang/bisnis, hoki, bintang terang. Mohon diberikan kelancara usaha selancar-lancarnya, selalu diberikan penolong / kui jen jika dibutuhkan dan dibukakan pintu rejeki dan kebijaksanaan dalam menjalankan usaha TECU (sebutkan nama usaha dan alamat), karena TECU yang hidup ini sangat butuh keperluan ini utk penghidupan sehari-hari. Tidak lupa TECU mohon dijauhkan dari segala bencana dan marabahaya.
Demikianlah doa yang kami panjatkan dengan tulus, semoga sesuai dengan perbuatan kebajikan dan sesuai dengan jalan karma / dharma / tao.
Semoga Para BUDDHA / THIAN YME / GIOK TEE, SAM KWAN TAY TEE memberkati doa kami dan bersatu dengan Para Sinbeng / Roh Suci (Para Bodhisattva, Raja Naga, Catur Maharajika) dan Para Dewa Rejeki berkenan mengabulkan doa kami.
Semoga semua makhluk berbahagia. SANCAI (SADHU) 3x
Demikianlah rangkaian prosedur mengundang Dewa / Toapekong Dagang. Semoga bermanfaat.
Penulis: MM

10 komentar

  1. Mengundang dewa TIDAK menggunakan samseng!! Samseng hanya utk leluhur!!
    Xian li masih digunakan di Tiongkok, kecuali aliran baru yg berkolaborasi dng budaya lain!!
    Pelajari yg betul dl baru bikin artikel, drpd menyesatkan!

    BalasHapus
    Balasan
    1. Pak boleh tanya..
      Kalau letak altar dewi kwan im boleh menghadap ke pintu utama toko arah jalan raya?

      Hapus
    2. Pakai Samseng atau tidak memang masih menjadi kebiasaan masing-masing. Untuk mengundang dewa rejeki biasanya msh ada yg menggunakan barang berjiwa, jika sudah mengundang para Buddha dan Bodhisatva maka sudah tidak di perlukan samseng lagi .mohon maaf sebelumnya.

      Hapus
  2. Mengundang dewa TIDAK menggunakan samseng!! Samseng hanya utk leluhur!!
    Xian li masih digunakan di Tiongkok, kecuali aliran baru yg berkolaborasi dng budaya lain!!
    Pelajari yg betul dl baru bikin artikel, drpd menyesatkan!

    BalasHapus
  3. Tembak Ikan Online | Joker123 | Joker388 | Vazbet
    Tembak Ikan Online
    Slot Joker Online
    - Tembak Ikan Online #JOKER123
    - Slot Online Terpercaya Indonesia #VAZBET
    - Bandar Bola Piala Dunia #VAZBETGAME

    BalasHapus
  4. Mau tnya berapa batang hio yg harus d gunakan untk mengundang caisen.trus bagaimana solusinya bila kita tidak mempunyai tmpt hiolo.trima kasih🙏🙏🙏

    BalasHapus
  5. May pakai sam seng atau tidak, itu gak penting, yang penting adalah ketulusan hati, dan jangan lupa fangsen bulus, belut

    BalasHapus

 

Tentang Penulis

Tentang Penulis
Mengky Mangarek, salah satu IT preneur, penggemar kisah para Buddha, Bodhisattva serta penulis buku dan komik Zen, juga pernah mengisi di beberapa radio talk, seminar dan penulis / admin dibeberapa blog seperti Kisah Para Dewa dan Cetya Tathagata yang telah memiliki lebih dari 20,000 pembaca setia.

tentang penulis

tentang penulis
Jacky Raharja adalah seorang entrepreneur kelahiran 10 February 1982 dan berdomisili di Jakarta. Mengawali karier profesional sebagai seorang Marketer pada sebuah Top Multinational Company yang bergerak di bidang FMCG pada tahun 2007. Mempunyai passion yang sangat tinggi dalam hal brand management & strategic dan meninggalkan dunia profesional pada tahun 2013 sebagai Brand Manager demi mengejar passion lainnya yaitu menjadi seorang Entrepreneur yang mempunyai jaringan bisnis sendiri. Bergabung dengan Cetya Tathagata Jakarta sebagai bagian dari committee sejak tahun 2005 dan sebagai salah satu kontributor atas artikel-artikel pada social media Cetya Tathagata Jakarta.

Most Reading

Diberdayakan oleh Blogger.